PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) telah secara resmi merampungkan pelaksanaan Spin-Off InfraCo Tahap 2, sebuah langkah strategis yang signifikan dalam perjalanan transformasinya. Dengan rampungnya tahap ini, PT Telkom Infrastruktur Indonesia, yang dikenal sebagai InfraNexia, kini semakin kokoh memposisikan diri sebagai pilar utama dalam bisnis wholesale connectivity. Entitas ini bertekad menjadi penyedia infrastruktur digital wholesale yang netral, andal, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan, menegaskan komitmennya terhadap ekosistem digital Indonesia.
Penyelesaian Spin-Off InfraCo Tahap 2 ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan Tahap 1 yang telah efektif berlaku sejak Januari 2026. Sejak saat itu, InfraNexia telah menunjukkan pertumbuhan bisnis yang positif secara konsisten. InfraNexia terus memperluas kolaborasi dengan pelanggan eksternal, menunjukkan daya tarik dan kapabilitasnya di pasar. InfraNexia juga fokus pada peningkatan operational excellence, mencapainya melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, serta eksekusi model operasi yang semakin efektif.
Capaian-capaian yang menjadi landasan solid pada tahap pertama ini memungkinkan Telkom untuk melanjutkan perjalanan transformasi yang ambisius. Spin-Off InfraCo Tahap 2 melibatkan nilai transaksi yang substansial, mencapai angka Rp 49,9 triliun. Angka ini mencerminkan skala dan pentingnya inisiatif ini bagi masa depan TelkomGroup dan lanskap infrastruktur digital nasional.
InfraNexia Memperkuat Posisi di Pasar Wholesale Connectivity
Sebagai operating company dari Telkom, InfraNexia tidak hanya mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif, tetapi juga secara aktif memperluas jangkauan kolaborasinya. Fokus pada pelanggan eksternal adalah kunci, memastikan bahwa InfraNexia menyediakan layanan infrastruktur digital yang inklusif dan dapat diakses oleh berbagai pihak. InfraNexia terus mengoptimalkan peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan dan penguatan tata kelola perusahaan.
InfraNexia telah mengeksekusi model operasi yang semakin efektif, memungkinkannya untuk beroperasi dengan lebih efisien dan responsif terhadap dinamika pasar. Ini adalah bagian integral dari strategi InfraNexia untuk menjadi pemain dominan dalam segmen wholesale connectivity. Dengan mengembangkan lebih dari 90% aset jaringan Telkom, InfraNexia memiliki kapabilitas yang luas untuk mendukung kebutuhan infrastruktur digital di seluruh negeri.
Transformasi Bisnis TelkomGroup Melalui Spin-Off Strategis
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyampaikan bahwa pelaksanaan Spin-Off InfraCo Tahap 2 ini adalah sebuah tonggak penting dalam upaya mempercepat transformasi bisnis TelkomGroup secara keseluruhan. Langkah ini tidak hanya tentang restrukturisasi aset, tetapi juga tentang menciptakan entitas yang lebih lincah dan fokus dalam menghadapi tantangan serta peluang di era digital.
Inisiatif spin-off ini juga selaras dengan visi dan misi Danantara Asset Management dalam mengonsolidasikan aset-aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Konsolidasi aset ini diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih besar dan efisiensi operasional di antara entitas-entitas BUMN, memperkuat kontribusi mereka terhadap perekonomian nasional.
Melalui langkah strategis ini, Telkom berupaya untuk mempertajam fokus pengelolaan aset infrastruktur digitalnya. Tujuannya adalah agar perusahaan dapat bergerak lebih lincah dalam menangkap peluang pasar yang terus berkembang, memperluas kolaborasi dengan berbagai mitra, serta menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan.
Masa Depan InfraNexia dan Akselerasi Strategi TLKM 30
Di sisi lain, TelkomGroup juga secara aktif mendorong akselerasi strategi TLKM 30. Strategi ini merupakan peta jalan komprehensif yang dirancang untuk membawa TelkomGroup menuju masa depan yang lebih inovatif dan kompetitif. Peran InfraNexia sebagai pilar bisnis wholesale connectivity sangat vital dalam mewujudkan visi ini, terutama dalam menyediakan fondasi infrastruktur digital yang kuat dan modern.
Penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas layanan yang terus-menerus InfraNexia lakukan adalah bukti komitmennya untuk menjadi mitra yang terpercaya. Dengan infrastruktur yang andal dan layanan yang prima, InfraNexia siap mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Fokus pada operational excellence akan memastikan bahwa investasi yang telah dilakukan dapat memberikan hasil yang optimal.
Penyelesaian Spin-Off InfraCo Tahap 2 dan penguatan posisi InfraNexia sebagai penyedia wholesale connectivity yang netral dan andal menandai babak baru bagi TelkomGroup. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam transformasi perusahaan, bertujuan untuk menciptakan nilai lebih dan mempercepat pertumbuhan di sektor infrastruktur digital. Dengan fondasi yang kuat dan strategi yang jelas, InfraNexia siap menjadi tulang punggung konektivitas digital masa depan Indonesia.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi TelkomGroup tetapi juga bagi seluruh ekosistem digital di Indonesia. Dengan fokus yang lebih tajam dan operasional yang lebih efisien, potensi InfraNexia untuk berinovasi dan berkolaborasi akan semakin terbuka lebar. Ini adalah investasi strategis untuk masa depan digital yang lebih cerah, memastikan bahwa bangsa dapat mengembangkan dan mengelola infrastruktur digital yang dibutuhkan dengan optimal.
