Gambar Thumbnail generate AI
Bondowoso, JatimUPdate.id – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Grujugan, Bondowoso, tidak hanya diwarnai dengan berbagai perlombaan umum, tetapi juga syiar Islam melalui Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat SD negeri dan swasta. Dalam ajang bergengsi ini, dua siswa SD Plus Al Ishlah Dadapan berhasil mengukir prestasi membanggakan, mengharumkan nama sekolah mereka di kancah regional.
Perlombaan MTQ tingkat SD se-Kecamatan Grujugan ini diselenggarakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di Musala SDN Dadapan 1. Acara ini merupakan inisiatif dari Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Korwil Kecamatan Grujugan, yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di kalangan generasi muda sekaligus memeriahkan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI. Dari seluruh peserta yang berkompetisi, dua perwakilan dari SD Plus Al Ishlah Dadapan menunjukkan performa yang luar biasa, menarik perhatian dewan juri dan penonton.
Prestasi Gemilang Siswa SD Plus Al Ishlah Dadapan Raih Juara MTQ
Dalam kompetisi yang ketat tersebut, Aina Talita Zahran, siswi kelas VI SD Plus Al Ishlah Dadapan, sukses meraih Juara I untuk kategori putri. Penampilannya yang memukau dan bacaan Al-Qur’an yang merdu berhasil mengungguli peserta lainnya. Sementara itu, Achmad Fadhil Yaqdan Nasrullah, siswa kelas VI dari sekolah yang sama, juga tidak kalah gemilang. Ia berhasil menyabet Juara II untuk kategori putra, menunjukkan bakat dan dedikasi yang tinggi dalam tilawah Al-Qur’an. Kedua siswa ini telah membawa pulang kebanggaan besar bagi keluarga, sekolah, dan komunitas mereka.
Prestasi yang diraih oleh Aina dan Fadhil ini menjadi sorotan utama di tengah semarak peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Grujugan. Keberhasilan mereka tidak hanya diukur dari piala atau sertifikat yang didapatkan, melainkan juga dari semangat dan inspirasi yang diberikan kepada teman-teman sebaya. Nama SD Plus Al Ishlah Dadapan kini semakin dikenal luas berkat pencapaian gemilang kedua siswanya ini, menegaskan komitmen sekolah dalam pembinaan karakter dan keagamaan.
Pembinaan Berkesinambungan dan Filosofi MTQ
Keberhasilan para **siswa SD Plus Al Ishlah Dadapan Raih Juara MTQ** ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan buah dari pembinaan yang terencana dan berkesinambungan. Koordinator TPA SD Plus Al Ishlah, Agus Irawan, menjelaskan bahwa sekolah secara rutin dan konsisten melaksanakan program pembinaan Al-Qur’an bagi para siswanya. Program ini dirancang untuk tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
Agus Irawan menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam atas prestasi yang telah diraih oleh anak-anak didiknya. Namun, ia juga memberikan pesan bijak agar para juara tidak cepat berpuas diri. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak. Namun, jangan bangga dengan prestasi yang telah diraih. Jadikan pencapaian ini sebagai tolok ukur untuk menjadi lebih baik ke depannya. Terus belajar, berlatih, dan tetap rendah hati,” ujarnya, menekankan pentingnya kerendahan hati dan semangat belajar yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Agus Irawan menggarisbawahi filosofi di balik penyelenggaraan MTQ. Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang untuk mencari juara semata, melainkan sebuah sarana yang efektif untuk membentuk generasi muda yang mencintai Al-Qur’an, memiliki akhlak mulia, serta mengembangkan semangat berkompetisi secara sehat. Pandangan ini menjadi landasan kuat dalam setiap kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di SD Plus Al Ishlah Dadapan, memastikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik tetapi juga pada pembentukan karakter.
Syukur dan Harapan dari Para Juara
Aina Talita Zahran, peraih Juara I kategori putri, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas hasil yang telah diraihnya. Ia mengaku sangat senang dan bangga bisa membawa pulang gelar juara. Menurut Aina, keberhasilan ini tidak lepas dari doa restu orang tua yang selalu mendukung, bimbingan ustadz dan ustadzah yang tak kenal lelah dalam mengajar dan melatih, serta latihan yang dilakukan secara rutin dan disiplin. Dedikasi Aina dalam mempersiapkan diri untuk lomba ini telah membuahkan hasil yang manis, menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Kisah inspiratif dari Aina dan Fadhil ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang keagamaan. Semangat peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Grujugan memang diwujudkan dalam berbagai bentuk, termasuk melalui ajang syiar Islam seperti MTQ ini. Ini menunjukkan bahwa semangat kebangsaan dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai religius, menciptakan perayaan yang kaya makna. Antusiasme masyarakat dalam menyambut peringatan kemerdekaan juga terlihat dari berbagai kegiatan yang melibatkan partisipasi luas, seperti yang dilaporkan dalam berita terkait antusiasme peringatan HUT ke-81 RI di tingkat nasional. Keberhasilan ini menjadi catatan penting bagi SD Plus Al Ishlah Dadapan dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus membina generasi muda yang berprestasi dan berakhlak mulia. Informasi lebih detail mengenai prestasi ini dapat ditemukan di sumber berita lokal. Berita lengkap tentang juara MTQ ini memberikan gambaran utuh tentang acara tersebut dan para pahlawan kecilnya.
