Gambar Thumbnail generate AI
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal telah resmi dikukuhkan sebagai Koordinator Forum Komunikasi Pemerintahan Kabupaten/Kota Se-Aceh (FKKA) untuk periode 2025–2026. Pengukuhan yang berlangsung di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, pada Rabu, 19 Agustus 2026, menandai babak baru bagi upaya kolaborasi antarwilayah di provinsi tersebut. Dalam kesempatan tersebut, Illiza menyampaikan harapannya agar forum ini dapat menjadi wadah utama untuk mewujudkan kesinergian antarpemerintah kabupaten/kota dalam penyusunan kebijakan daerah. Ia juga berharap forum ini mendorong langkah-langkah konkret yang berdampak langsung pada masyarakat.
Mewujudkan Kesinergian Antarpemerintah Aceh dalam Kebijakan
Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan bahwa keberadaan FKKA sangat krusial untuk menciptakan harmonisasi dalam perumusan kebijakan di tingkat daerah. Setelah dikukuhkan sebagai Koordinator Periode Tahun 2025-2030, ia menyatakan, “Kami berharap dengan adanya forum ini dapat terwujud kesinergian dan harmonisasi di antara pemerintah kabupaten/kota dalam penyusunan kebijakan daerah dan juga adanya langkah konkret yang bisa kita implementasikan.” Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya pendekatan terpadu dalam menghadapi tantangan pembangunan regional. Upaya kolektif ini bertujuan menghasilkan regulasi yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di seluruh Aceh. Ini akan memastikan bahwa kebijakan yang dibuat benar-benar mencerminkan aspirasi dan kebutuhan lokal.
Lebih lanjut, Illiza menyoroti peran FKKA dalam perjuangan menyempurnakan revisi undang-undang pemerintah Aceh. Tujuan utama dari revisi ini adalah untuk mencapai kehidupan masyarakat yang lebih aman, damai, dan sejahtera, sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam yang menjadi landasan kehidupan di Aceh. Melalui forum ini, FKKA dapat menyatukan berbagai masukan dan perspektif dari 23 pemerintah kabupaten/kota di Aceh. Hal ini membentuk kekuatan advokasi yang lebih solid. Kesinergian antarpemerintah Aceh dalam menyuarakan aspirasi bersama akan mempercepat proses legislasi yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Memudahkan Diseminasi Program Lintas Kabupaten/Kota
Selain fokus pada penyusunan kebijakan, Illiza juga menekankan bahwa FKKA akan mempermudah diseminasi program-program kolaborasi lintas kabupaten/kota. Ini merupakan aspek penting yang memungkinkan daerah mengadopsi praktik-praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan dan program pembangunan secara luas. “Dengan adanya forum ini sebagaimana periode-periode yang lalu, desiminasi program-program kolaborasi lintas kabupaten/kota ini akan lebih mudah kita laksanakan,” jelas Illiza. Kemudahan ini memungkinkan daerah yang telah berhasil menerapkan program tertentu untuk berbagi pengalaman dan model keberhasilan mereka dengan daerah lain. Proses ini akan mendorong inovasi dan efisiensi di seluruh wilayah.
Konsep adopsi program yang sukses ini akan mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh Aceh. Illiza menambahkan, “Kalau sudah ada daerah kabupaten/kota yang sudah baik tata kelola pemerintahannya, atau program-programnya, bisa diadopsi juga di daerah lain. Tentu ini akan lebih memudahkan.” Mekanisme berbagi pengetahuan dan pengalaman ini akan mengurangi duplikasi upaya. Ini juga memungkinkan pemerintah daerah untuk belajar dari keberhasilan serta kegagalan satu sama lain. Pembaca dapat menemukan informasi lebih lanjut mengenai kegiatan serupa di sumber berita Tempo.co.
Visi FKKA untuk Kesejahteraan Masyarakat Aceh
Pengukuhan Illiza bersama 22 pengurus forum lainnya oleh Wak (Wakil Gubernur Aceh) menandai komitmen kolektif untuk memajukan Aceh melalui kolaborasi yang erat. Visi utama FKKA, yang Illiza ungkapkan, adalah menciptakan kesinergian antarpemerintah Aceh. Visi ini tidak hanya membatasi diri pada aspek administratif, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Dengan adanya forum ini, FKKA akan lebih mudah melaksanakan diseminasi program-program lintas kabupaten kota. Ini memastikan bahwa setiap inisiatif pembangunan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Forum ini bertujuan menjadi katalisator untuk menciptakan ekosistem pemerintahan yang lebih responsif, efisien, dan terintegrasi. Melalui pertukaran ide dan pengalaman, FKKA berpotensi besar untuk menjadi motor penggerak dalam mewujudkan cita-cita masyarakat Aceh yang aman, damai, dan sejahtera. Kesinergian antarpemerintah Aceh yang FKKA jalin akan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan berkelanjutan. Ini memungkinkan setiap kabupaten dan kota untuk berkontribusi secara maksimal demi kemajuan bersama. Untuk informasi lebih lanjut mengenai upaya kolaborasi pemerintah daerah, kunjungi artikel terkait di Tempo.co.